Menulis Melawan Pornografi

24 03 2008

Dunia tulis-menulis, tampaknya, akan mengambil bagian terbesar dalam perjalanan hidup Kang Abik. Sukses novel Ayat-Ayat Cinta kian menggelorakan gairah untuk terus berkarya.

Lulusan Al Azhar University, Kairo, Mesir, itu bahkan menargetkan bisa menghasilkan karya minimal 400 buah. “Saya ingin meneladani para ulama terdahulu, yakni bisa menulis empat ratus karya sebelum meninggal. Saya harap bisa terwujud di bawah bimbingan Allah SWT,” ungkap alumnus pesantren Mranggen, Demak, itu.

Bapak berputra dua tersebut mengakui bahwa caranya berdakwah memang melalui media tulisan. Menurut dia, tulisan bisa membuat orang sadar dengan kondisi dan realitas masyarakat.

“Saya mengkritik lewat karya sastra. Lewat karya inilah, orang tersadar akan kondisi dan realitas yang terjadi,” ujarnya.

Selain itu, tujuannya menulis adalah untuk melawan maraknya pornografi. Saat ini, tidak sedikit buku atau majalah yang menjurus dan mengarah pada eksploitasi pornografi sebagai upaya meraih keuntungan. “Nah, lewat karya sastra yang bermutu, pornografi akan terkikis dengan sendirinya,” tuturnya.

Terkait dengan pemilihan tema cinta dalam karya-karyanya, Kang Abik mengaku itu merupakan pilihan sadar. Menurut dia, manusia diciptakan dan hidup dengan cinta.

“Cinta itu seperti makan dan minum, sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Jadi, akan selalu menjadi topik yang menarik dan diminati,” katanya.

Hanya, tema cinta tidak akan mengungkung kemerdekaannya untuk memilih tema-tema lain. Suami Muyasarotun Saidah itu juga ingin mengangkat tema keteladanan dan kepahlawanan.

Kang Abik mengaku tertarik pada sosok Bung Tomo. Bahkan, belum lama ini dia datang ke Surabaya, Jawa Timur, untuk mendengarkan pidato Bung Tomo sebelum perang melawan Belanda pada 10 November 1945.

“Pidato tersebut sangat menyentuh. Bagaimana seorang anak muda yang minta izin kepada ibunya untuk maju perang.

Saya yakin ketika ini diangkat menjadi novel akan lebih heboh daripada Ayat-Ayat Cinta,” tegasnya.


Actions

Information

Leave a comment