<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Zest  Of  Life &#187; Kesehatan &amp; Seksologi</title>
	<atom:link href="http://zestblog.wordpress.com/category/kesehatan-seksologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zestblog.wordpress.com</link>
	<description>Media Informasi &#38; Imajinasi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 May 2008 18:51:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='zestblog.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/fd12907e87e0053b4444577eaf744ffa?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Zest  Of  Life &#187; Kesehatan &amp; Seksologi</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://zestblog.wordpress.com/osd.xml" title="Zest  Of  Life" />
		<item>
		<title>Studi: Yang Kurus Lebih &#8216;Hot&#8217; di Ranjang</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/16/studi-yang-kurus-lebih-hot-di-ranjang/</link>
		<comments>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/16/studi-yang-kurus-lebih-hot-di-ranjang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2008 16:51:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan & Seksologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zestblog.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata kegemukan tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan tapi juga kehangatan di ranjang. Sebuah penlitian baru menemukan bahwa orang-orang bertubuh kurus juga memiliki &#8216;kemampuan&#8217; lebih besar dalam urusan ranjang.
Sebuah penelitian yang dilakukan di AS, menemukan bahwa orang-orang yang mengalami obesitas, dan lalu menguruskan tubuh akhirnya dapat menikmati kehidupan seksual yang lebih menyenangkan, selain juga membuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&blog=3177474&post=43&subd=zestblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div align="left"><a href="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/112.jpg" title="112.jpg"><img src="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/112.thumbnail.jpg" alt="112.jpg" align="left" /></a>Ternyata kegemukan tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan tapi juga kehangatan di ranjang. Sebuah penlitian baru menemukan bahwa orang-orang bertubuh kurus juga memiliki &#8216;kemampuan&#8217; lebih besar dalam urusan ranjang.<span id="more-43"></span></div>
<p>Sebuah penelitian yang dilakukan di AS, menemukan bahwa orang-orang yang mengalami obesitas, dan lalu menguruskan tubuh akhirnya dapat menikmati kehidupan seksual yang lebih menyenangkan, selain juga membuat merasa lebih sehat. Laporan tentang penemuan ini diungkapkan di pertemuan rutin yang digelar <i>Obesity Society</i>, di Vancoouver, Kanada.</p>
<p>Dalam penelitian yang dilakukan oleh direktur Diet and Fitness Center di Durham, Martin Binks, diduga orang-orang yang mengalami obesitas secara signifikan rata-rata tinggi mengalami kualitas hubungan seksual buruk. Namun, &#8220;hanya sedikit yang diketahui tentang pengaruh pengurangan berat badan dalam masalah ini,&#8217; ungkap peneliti tersebut.</p>
<p>Dalam studi yang mereka lalukan, Binks dan koleganya melakukan percobaan data kualitas seksual dari orang-orang yang menguruskan badannya. Percobaan tersebut dilakukan pada 161 wanita yang mengalami obesitas dan 26 pria yang juga mengalami obesitas. Data tersebut dikumpulkan tiap tiga bulan selama dua tahun. Untuk mengukur kualitas seksual dalam kehidupan, para peneliti menggunakan berbagai pertanyaan standar yang berjudul &#8216;Pengaruh Kegemukan Pada Kualitas Dalam Kehidupan.&#8217;</p>
<p>Diantara faktor yang disebutkan dalam survey tersebut antara lain: perasaan seksual yang tak menarik, kurangnya gairah seksual, keengganan terlihat dalam keadaan tanpa busana, kesulitan melakukan kegiatan seksual, menghindari rangsangan seksual, dan kurang menikmati aktivitas seksual.</p>
<p>Secara garis besar, orang-orang dalam studi ini kehilangan 13% berat badan mereka selama dua tahun, ungkap Binks. &#8220;Pada awal percobaan, baik pria maupun wanita yang berpartisipasi mengindikasikan kalau mereka mengalami kesulitan yang signifikan dalam segala wilayah terkait kualitas seksual dalam kehidupan,&#8221; ujar peneliti ini.</p>
<p>Para wanita, lebih banyak mengalami kesulitan dari pada kaum pria. &#8220;Bagi para wanita, tak ingin dilihat dalam keadaan tanpa busana dan tak dapat menikmati aktivitas seksual merupakan sebuah masalah yang menggangu,&#8221; ujar Binks.</p>
<p>Akan tetapi, kehidupan seksual, baik bagi pria maupun wanita jauh lebih baik saat mereka kehilangan beberapa kilo dari berat mereka. &#8220;Perbaikan kualitas kehidupan seksual terhubung langsung dengan kehilangan berat badan, dan sepertinya mereka mencapai tingkat maksimal saat mampu mengurangi berat badan sebesar 12%,&#8221; ungkap Binks.</p>
<p>67% dari wanita mengatakan, kalau mereka merasakan tak menarik secara seksual di awal studi. &#8220;Lazimnya turun hingga 26,4% dalam setahun dan tetap stabil,&#8221; ujar Binks. &#8220;Sedang yang tak diinginkan terlihat tanpa busana turun dari 62,7% hingga 34,3%,&#8221; tambahnya. Dan ada pengurangan serupa di area lainnya.</p>
<p>Sementara itu, ada perbaikan serupa pada kaum pria, ada beberapa pria dalam studi ini yang dapat membuat definisi kesimpulan yang sama. Bagi para pria, tidak menginginkan terlihat tanpa busana dan tak dapat menikmati hubungan seksual merupakan dua masalah penting, seperti halnya para wanita.</p>
<p>&#8220;10% kekurangan berat badan yang signifikan memperbaiki hampir sebagian besar masalah kesehatan. Nampaknya kualitas kehidupan seksual makin membaik seperti segala masalah terkait berat badan yang juga jadi lebih baik,&#8221; ujar Binks.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zestblog.wordpress.com/43/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zestblog.wordpress.com/43/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zestblog.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zestblog.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zestblog.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zestblog.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zestblog.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zestblog.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zestblog.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zestblog.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zestblog.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zestblog.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&blog=3177474&post=43&subd=zestblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/16/studi-yang-kurus-lebih-hot-di-ranjang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dab23e2c9bf0993548d3de1279c7b462?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zest</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/112.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">112.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kentut Saat Bercinta? Upss..Ga Lagi-Lagi</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/16/kentut-saat-bercinta-upssga-lagi-lagi/</link>
		<comments>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/16/kentut-saat-bercinta-upssga-lagi-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2008 16:39:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan & Seksologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zestblog.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[
Pernah ga, saat asyik-asyiknya bercinta Anda kentut? Wah bisa jadi ga hanya rasa malu saja yang Anda alami, tapi hasrat bercinta pun langsung nge-drop. Banyak pasangan yang mengaku tak nyaman dengan tingkah pasangan mereka saat bercinta, seperti bersendawa, kentut, nafas bau, keseringan menggaruk, dll. Meski bisa jadi tindakan itu bukan sebuah kesengajaan namun tetap tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&blog=3177474&post=40&subd=zestblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/110.jpg" title="110.jpg"><img src="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/110.thumbnail.jpg" alt="110.jpg" align="left" /></a></p>
<p>Pernah ga, saat asyik-asyiknya bercinta Anda kentut? Wah bisa jadi ga hanya rasa malu saja yang Anda alami, tapi hasrat bercinta pun langsung nge-drop. Banyak pasangan yang mengaku tak nyaman dengan tingkah pasangan mereka saat bercinta, seperti bersendawa, kentut, nafas bau, keseringan menggaruk, dll. Meski bisa jadi tindakan itu bukan sebuah kesengajaan namun tetap tak bisa dianggap enteng. Nah, agar aktivitas di ranjang Anda bisa bebas &#8216;musibah&#8217;, ada baiknya Anda perhatikan tips sebelum bercinta seperti yang dikutip dari jurnal commomsensediva berikut ini:<span id="more-40"></span></p>
<p>- <b>Kentut?</b> Perhatian makanan Anda</p>
<p>Seperti kita tahu kentut adalah proses keluarnya udara dari perut yang bisa disebabkan oleh terdesaknya udara dari perut oleh makanan dan minuman yang Anda konsumsi dan tidak dikunyah dengan baik sehingga bahan makanan tertentu sulit dihancurkan oleh tubuh Anda. Udara juga bisa jadi pemicu kentut, karena banyaknya udara yang ada di dalam perut terutama saat udara dingin atau posisi perut tertekan.</p>
<p>Untuk menghindari kentut sebelum bercinta ini cobalah berbaring santai untuk menguras keluar cadangan gas di dalam perut Anda, dan perbanyak konsumsi makanan yang mudah dikunyah dan dicerna, seperti rebusan sayur, dan jus buah. Dan hindari minum soft drink, makan telur dan daging. Kacang-kacangan juga mengandung zat gula (<i>raffinose, stachiose, erbascose</i>) yang membuat bakteri di usus akan memproduksi banyak gas. Jagung, paprika, kubis, kembang kol, susu juga menjadi penyebab kentut meski baunya tak sedasyat telur.</p>
<p>- <b>Sendawa</b></p>
<p>Bukan hal yang seksi saat Anda tengah memeluk si Dia, mendadak Anda bersendawa. Ga ingin moment indah ini jadi musibah, berarti ada yang salah dengan lambung atau perut Anda. Selain karena banyaknya angin di perut Anda, makanan yang Anda konsumsi juga turut ambil peranan. Hindari makanan yang menghasilkan gas seperti ubi-ubian termasuk kentang, makanan pedas dan softdrink.</p>
<p>- <b>Mulut bau</b></p>
<p>Jangan sampai saat Anda mau mencium pasangan atau pun mengeluarkan nafas, si dia langsung mual. Sebelum bercinta, coba cek makanan yang Anda konsumsi, rajin-rajin berkumur dengan <i>mouthwash</i>, dan mengetahui produksi air liur dalam mulut Anda. Menurut penelitian, produksi air liur dalam mulut berhenti saat Anda tidur, sehingga bakteri mengendap dan menimbulkan bau tak sedap. Cobalah minum air putih bercampur air lemon, sebelum menggosok gigi di pagi hari. Dan singkirkan sisa air liur plus bakteri di lidah dengan alat pembersih lidah serta <i>dental floss</i>. Dan tentu saja hindari makan atau minuman yang bisa menyebabkan bau mulut seperti petai, jengkol dan bawang.</p>
<p>- <b>Bau Kaki</b></p>
<p>Maksud hati Anda ingin mencumbu pasangan mulai dari ujung kaki, tapi aroma kakinya membuat Anda <i>ilfil</i>. Nah, untuk menyiasati hal ini, rajin-rajin merendam kaki dengan air dingin dan panas secara bergantian agar pori-pori kulit di kaki menjadi bersih dan bau berkurang. Mengganti kaos kaki setiap hari, menghindari sepatu berbahan sintetis yang tak memiliki pori-pori sebagai tempat bernafas bagi kaki.</p>
<p>- <b>garuk sana sini</b></p>
<p>Inginnya sih tampil seksi di mata pasangan, namun justru bertingkah layaknya monyet berkutu yang garuk sana garuk sini. Ih, sungguh memalukan! Jika hal ini Anda alami, coba cek lingeri yang Anda kenakan, bisa jadi Anda alergi dengan bahan-bahan tertentu, misalnya menimbulkan gatal bahkan kemerahan dan iritasi kulit. Satu lagi, Anda tak perlu memaksa diri bergaya bak bintang film porno yang terlihat seksi dengan lingerie model G-string, karena bisa saja Anda justru tak nyaman dan terasa kaku. Nah jika belum siap memakai model yang macam-macam, kenakan pakaian dalam dari bahan katun yang bebas iritasi. Baju yang membuat Anda nyaman justru membuat Anda seksi, meski sekali-sekali Anda juga harus belajar membiasakan diri ber-lingeri seksi, asal jangan dipaksa!</p>
<p>Jika Anda bisa menyiapkan diri dan mematuhi lima tips bercinta di atas, hal-hal sepele yang membuat hasrat nge-<i>drop</i> tak akan lagi Anda alami. Bukan hal yang sulit untuk dilakukan, asal Anda bisa jaga kebersihan, urusan bercinta pun akan berjalan mulus tanpa hambatan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zestblog.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zestblog.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zestblog.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zestblog.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zestblog.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zestblog.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zestblog.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zestblog.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zestblog.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zestblog.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zestblog.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zestblog.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&blog=3177474&post=40&subd=zestblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/16/kentut-saat-bercinta-upssga-lagi-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dab23e2c9bf0993548d3de1279c7b462?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zest</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/110.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">110.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pekerjaan Rumah Tangga Pengaruhi Gairah Seksual</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/16/pekerjaan-rumah-tangga-pengaruhi-gairah-seksual/</link>
		<comments>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/16/pekerjaan-rumah-tangga-pengaruhi-gairah-seksual/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2008 16:19:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan & Seksologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zestblog.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[

Para ahli mengemukakan bahwa kaum pria di Amerika telah meningkatkan intensitas pekerjaan rumah tangga mereka untuk mencapai kehidupan seksual yang lebih baik.
&#8220;Semakin banyak hal yang bisa dilakukan oleh para pria di sekitar rumah mereka, maka akan semakin bahagia pula pasangannya,&#8221; kata seorang sosiolog Scott Coltrane dari University of California, Riverside, yang menyusun laporan yang diterbitkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&blog=3177474&post=39&subd=zestblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/19.jpg" title="19.jpg"></a></p>
<div style="text-align:center;"><a href="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/19.jpg" title="19.jpg"><img src="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/19.jpg" alt="19.jpg" align="left" /></a></div>
<p>Para ahli mengemukakan bahwa kaum pria di Amerika telah meningkatkan intensitas pekerjaan rumah tangga mereka untuk mencapai kehidupan seksual yang lebih baik.<span id="more-39"></span></p>
<p>&#8220;Semakin banyak hal yang bisa dilakukan oleh para pria di sekitar rumah mereka, maka akan semakin bahagia pula pasangannya,&#8221; kata seorang sosiolog Scott Coltrane dari University of California, Riverside, yang menyusun laporan yang diterbitkan dalam bentuk sinopsis di website Council of Contemporary Families (CCF), seperti yang dilansir oleh AFP.</p>
<p>&#8220;Saat para pria melakukan lebih banyak pekerjaan rumah tangga, persepsi kaum wanita akan keadilan dan kepuasan dalam pernikahan semakin meningkat, dan pasangan tersebut mengalami lebih sedikit konflik,&#8221; kata laporan tersebut.</p>
<p>&#8216;Penghargaan&#8217; bagi kaum pria yang banyak membantu pekerjaan rumah akan berarti peningkatan hubungan seksual. Para ahli terapi berpendapat bahwa ada korelasi langsung antara dua hal tersebut, yakni keterlibatan kaum pria untuk urusan rumah tangga dan frekuensi hubungan seksual.</p>
<p>Dalam sebuah pernyataan yang ditulis di website CCF, seorang psikolog bernama Joshua Coleman berpendapat bahwa berbagi tugas pekerjaan rumah tangga sangat berkaitan erat dengan kepuasan dalam pernikahan dan hal itu berarti peningkatan kualitas hubungan seksual juga.</p>
<p>&#8220;Para istri mengaku mengalami perasaan yang lebih menggebu soal seks dan lebih sayang pada suami mereka, yang peduli pada pekerjaan rumah tangga,&#8221; kata Coleman, anggota senior dari CCF.</p>
<p>Para lelaki di Amerika saat ini menghabiskan waktu sebanyak tiga kali lebih banyak bersama anak-anak mereka saat ini daripada mengerjakan pekerjaan rumah tangga, dibandingkan dengan yang mereka lakukan di tahun 1960, kata studi tersebut.</p>
<p>Waktu yang dihabiskan oleh para wanita bersama anak-anak mereka berlipat ganda, juga menurut laporan tersebut, mengindikasikan bahwa baik para ibu maupun ayah makin meningkatkan rasa tanggung jawab pada diri mereka. Namun hal itu malah bisa membawa dampak negatif pada hubungan intim pasangan itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Peningkatan intensitas dalam mengasuh anak baik pada para suami maupun istri akan menambah waktu mereka bersama dengan anak-anak mereka, namun mengurangi saat-saat romantis untuk berdua,&#8221; tulis Coleman.</p>
<p>&#8220;Para lelaki dimanapun juga melakukan lebih banyak hal. Baik itu lelaki Italia maupun Spanyol, sebagai contoh, juga melakukan lebih banyak hal,&#8221; tambah Coleman.</p>
<p>Dan laporan tersebut mencatat adanya &#8216;kemajuan yang menggembirakan&#8217; bagi para pasangan yang bisa membagi tanggung jawab antara pekerjaan dan perhatian pada keluarga.</p>
<p>Walaupun pada kenyataannya para pria berada di belakang wanita untuk urusan rumah tangga, namun mereka bergerak ke arah yang tepat dan mencapai hasil yang optimal, baik untuk tanggung jawab sebagai orang tua maupun tanggung jawab pada pasangan masing-masing.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zestblog.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zestblog.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zestblog.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zestblog.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zestblog.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zestblog.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zestblog.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zestblog.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zestblog.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zestblog.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zestblog.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zestblog.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&blog=3177474&post=39&subd=zestblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/16/pekerjaan-rumah-tangga-pengaruhi-gairah-seksual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dab23e2c9bf0993548d3de1279c7b462?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zest</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/19.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">19.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>