<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Zest  Of  Life</title>
	<atom:link href="http://zestblog.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zestblog.wordpress.com</link>
	<description>Media Informasi &#38; Imajinasi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 May 2008 18:51:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='zestblog.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Zest  Of  Life</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://zestblog.wordpress.com/osd.xml" title="Zest  Of  Life" />
	<atom:link rel='hub' href='http://zestblog.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ikuti Bill Gates, SBY Ganti Batik</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com/2008/05/11/ikuti-bill-gates-sby-ganti-batik/</link>
		<comments>http://zestblog.wordpress.com/2008/05/11/ikuti-bill-gates-sby-ganti-batik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 18:51:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zestblog.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Kehadiran Bill Gates di Indonesia benar-benar menarik perhatian publik tanah air. Itu terlihat kemarin, ketika Chairman Microsoft Corporation itu tampil di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC). Di acara bertajuk Presidential Lecture featuring Chairman Microsoft Corporation itu, Gates menjadi &#8220;dosen&#8221; bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Banyak hal menarik diungkap Gates dalam ceramahnya. Acara tersebut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=105&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/05/1210361767b.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-106" src="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/05/1210361767b.jpg?w=200&#038;h=289" alt="" width="200" height="289" /></a><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;">Kehadiran Bill Gates di Indonesia benar-benar menarik perhatian publik tanah air. Itu terlihat kemarin, ketika Chairman Microsoft Corporation itu tampil di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC). </span><span id="more-105"></span><br />
<span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Di acara bertajuk Presidential Lecture featuring Chairman Microsoft Corporation itu, Gates menjadi &#8220;dosen&#8221; bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Banyak hal menarik diungkap Gates dalam ceramahnya.</p>
<p>Acara tersebut merupakan rangkaian dari Government Leaders Forum (GLF) Asia yang berlangsung sejak Kamis lalu (8/5) bahwa Indonesia menjadi tuan rumah.</p>
<p>Nama-nama tokoh penting tanah air hadir di acara tersebut dan duduk di deretan kursi depan. Mereka adalah sejumlah menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu. Misalnya, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu, Menristek Kusmayanto Kadiman, dan Kapolri Jenderal Pol Sutanto.</p>
<p>Beberapa akademisi dan pengusaha papan atas juga terlihat. Di antara mereka tampak Anies Baswedan (rektor Universitas Paramadina), Gatot Suwondo (Dirut BNI), dan James Riyadi (CEO Lippo Group).</p>
<p>Ratusan perwakilan dari sejumlah kampus di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) sengaja diundang. Dengan demikian, sedikitnya 2.500 undangan hadir memenuhi Plenary Hall pagi itu.</p>
<p>Sejak pukul 06.30 WIB kemarin, JCC sudah ramai didatangi ribuan orang. Mobil-mobil mewah silih berganti datang menurunkan sang pemiliknya. Kebanyakan mereka mengenakan setelan jas rapi. Begitu datang, mereka sibuk mengantre di sebuah loket yang digunakan untuk ruang registrasi.</p>
<p>Di dalam sudah tertata sebuah panggung, lengkap dengan layar raksasa (giant screen) yang ditempatkan sebagai background.</p>
<p>Satu setengah jam berselang, Presiden SBY tiba di tempat acara. Kedatangannya dapat disaksikan para undangan melalui layar raksasa itu.</p>
<p>Tampak, SBY datang mengenakan stelan jas, masuk melalui pintu samping JCC. Dia langsung menuju ruang VVIP. Di tempat itu, SBY menunggu Bill Gates yang masih dalam perjalanan dari hotelnya.</p>
<p>Tak sampai lima menit, Bill Gates pun hadir dengan mengendarai sedan Mercedes-Benz hitam. Kedatangan pria bernama lengkap William Henry Gates III itu juga bisa disaksikan undangan melalui layar besar.</p>
<p>Jika SBY tadi terlihat mengenakan stelan jas, orang terkaya nomor tiga di dunia itu justru mengenakan batik cokelat keemasan.</p>
<p>Begitu tiba di arena JCC, dengan diiringi Paspampres, Gates masuk ke ruang VVIP yang didalamnya sudah ada SBY.</p>
<p>Tak lama berselang, SBY dan Bill Gates masuk di arena forum. Yang menarik, saat itu, SBY tak lagi mengenakan stelan jas. Rupanya, dia berganti baju batik, mengikuti tamunya.</p>
<p>Saat berbicara di hadapan forum, Gates dengan bersemangat mendorong para mahasiswa bisa menyelesaikan kuliah. Pria yang mengembangkan OS Altair Basic semasa kuliah di Harvard itu mengaku, dirinya tidak pernah lulus dari Harvard karena kesibukannya di luar kuliah.</p>
<p>&#8220;Saya sangat merekomendasikan untuk menyelesaikan kuliah, raih gelar akademis Anda. Saya ini contoh yang buruk,&#8221; katanya sambil tersenyum.</p>
<p>Selain menekankan perlunya pengembangan IT di sebuah negara, Gates menegaskan, masa sekolah adalah saat yang paling tepat untuk memenuhi segala keingintahuan. &#8220;Agar semakin optimal, pergunakan juga peluang untuk magang di berbagai perusahaan sebagai bekal merintis bisnis sendiri kelak,&#8221; kata pria kelahiran Seattle, 28 Oktober 1955, itu.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, dia menegaskan betapa pentingnya peran orang tua dalam mendukung cita-cita sang anak. Dia lantas mencontohkan orang tuanya yang memberikan sebuah PC sebagai kado, tepat saat dia berusia 17 tahun. &#8220;Cita-cita Anda harus tinggi. Gunakan untuk memajukan bangsa,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Batik Bill Gates Seharga Rp 4 Juta</p>
<p>Batik yang dikenakan Gates kemarin bermotif pisang bali manggar warna cokelat keemasan rancangan desainer ternama Iwan Tirta. Batik itu dibuat di Surakarta, eksklusif, meski awalnya bukan dibuat khusus untuk Bill Gates. &#8220;Untung, Pak Iwan punya. Ukurannya pas dan cocok,&#8221; kata Tori, asisten Iwan Tirta.</p>
<p>Bill Gates memang tidak pernah memesan kepada Iwan sebelumnya. Batik itu diminta secara mendadak oleh Rachmat Gobel, bos Panasonic, yang bernisiatif untuk mensponsori Bill Gates dari aspek pakaian. &#8220;Kebetulan pesannya mendadak. Jadi, kami tidak sempat membuatkan yang baru,&#8221; lanjut Tori.</p>
<p>Idealnya, batik eksklusif dan mewah seperti itu dipesan dua bulan sampai tiga bulan sebelumnya. Meski demikian, menurut Tori, batik tipe klasik itu tetap eksklusif, tidak akan ada duanya. &#8220;Pak Iwan memang selalu membuat batik khusus untuk pejabat dan tamu negara,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Berapa harga rata-rata batik semacam itu? Tori menyebut kisaran Rp 4 juta. &#8220;Itu batik tulis, bukan batik yang dicat. Kalau dibuat dari awal, bisa makan waktu lebih dari dua bulan. Dijamin tidak akan ada yang sama di pasaran,&#8221; jelas Tori.</p>
<p>Pengamanan Bill Gates Sekelas Kepala Negara</p>
<p>Perlakuan pemerintah terhadap Bill Gates memang istimewa. Fasilitas keamanan yang diberikan kepada Bill Gates sejak tiba Kamis siang lalu (8/5) sangat eksklusif. Selayaknya fasilitas keamanan untuk seorang presiden.</p>
<p>Dari JCC, Bill Gates kembali diundang di Hotel Shangri-La. Di hotel itu penjagaan sangat ketat dilakukan sejumlah Paspampres. Mereka bersiaga di sekitar hotel itu sejak pukul 11.00 WIB. Padahal, acara dimulai sekitar pukul 13.30 WIB.</p>
<p>Penggunaan metal detector pun berlapis-lapis. Panitia menyiapkan mesin pendeteksi logam tambahan itu khusus di depan ballroom tempat pertemuan Bill Gates. Pengamanan dari TNI juga dilibatkan, terutama pengamanan di wilayah luar Hotel yang berada di dekat Jalan Thamrin itu. Sekitar 60 pasukan TNI-AD dikerahkan berjaga-jaga di sana.</p>
<p>PR Manager Microsoft Indonesia Mona Monika saat ditemui mengatakan, standar keamanan untuk bosnya tersebut memang diatur pemerintah Indonesia. Microsoft Indonesia hanya menyiapkan jadwal bagi Bill Gates selama berada di Indonesia. &#8220;Mungkin karena Pak Presiden juga datang, pengamanannya selalu ketat seperti ini,&#8221; kata Mona.</p>
<p>Saat ditanya seperti apa kegiatan Bill Gates selama di Indonesia, Mona mengatakan tidak tahu-menahu. Semua kegiatan pribadi Bill Gates selalu diatur asisten pribadinya, yang datang bersama sejak dari Amerika. Dari undangan pers pun, semua diatur Event Oganizer (EO) Microsoft Regional Asia. &#8220;Karena itu, saya sendiri juga tidak tahu Bill Gates menginap di hotel mana,&#8221; kata dia.</p>
<p>Tanda tanya di mana Bill Gates menginap memang simpang siur. Sejumlah rumor beredar, pemerintah telah menyewa sejumlah hotel, termasuk Hotel Shangri-La, sebagai tempat menginap Bill Gates. Namun, pihak hotel mengaku tidak menemukan nama Bill Gates tertera dalam salah satu suite mereka. &#8220;Dia tidak ada di list kami,&#8221; kata salah seorang petugas resepsionis Shangri-La.</p>
<p>Setelah melakukan pertemuan terakhir di Shangri-La, Bill Gates sejak sore kemarin terbang kembali ke Amerika dengan menggunakan pesawat pribadi. Jika dihitung sejak kedatangannya pada Kamis siang lalu, Bill Gates berada di Indonesia tidak sampai 48 jam.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zestblog.wordpress.com/105/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zestblog.wordpress.com/105/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zestblog.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zestblog.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zestblog.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zestblog.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zestblog.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zestblog.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zestblog.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zestblog.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zestblog.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zestblog.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zestblog.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zestblog.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zestblog.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zestblog.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=105&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zestblog.wordpress.com/2008/05/11/ikuti-bill-gates-sby-ganti-batik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dab23e2c9bf0993548d3de1279c7b462?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zest</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/05/1210361767b.jpg?w=200" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Siapkan Kelanjutan AAC</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/siapkan-kelanjutan-aac/</link>
		<comments>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/siapkan-kelanjutan-aac/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2008 18:19:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Profile]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/siapkan-kelanjutan-aac/</guid>
		<description><![CDATA[Kehebohan novel dan film Ayat-Ayat Cinta (AAC) tidak membuat Kang Abik besar kepala. Dia mengaku belum puas dengan hasil karyanya itu. Demikian pula karya filmnya yang dibesut sutradara Hanung Bramantyo. &#8220;Ada beberapa pesan dalam novel yang tidak muncul di film,&#8221; katanya ketika ditanya alasan merasa tidak puas. &#8220;Saya juga merasa ada beberapa pemain yang kurang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=94&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial" size="2">Kehebohan novel dan film Ayat-Ayat Cinta (AAC) tidak membuat Kang Abik besar kepala. Dia mengaku belum puas dengan hasil karyanya itu. Demikian pula karya filmnya yang dibesut sutradara Hanung Bramantyo.</font><span id="more-94"></span><br />
<font face="Arial" size="2"><br />
&#8220;Ada beberapa pesan dalam novel yang tidak muncul di film,&#8221; katanya ketika ditanya alasan merasa tidak puas. &#8220;Saya juga merasa ada beberapa pemain yang kurang pas memerankan karakter. Sebab, setelah saya tanya, ternyata belum pernah membaca novelnya,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Ganjalan serupa dia rasakan saat membaca kembali novelnya. Bahkan, Kang Abik sangat ingin mengoreksi bagian-bagian dalam novel dengan setting cerita di Mesir itu.</p>
<p>&#8220;Kalau ditanya puas atau tidak, saya jawab belum. Saya justru ingin memberedeli novel ini dan menyempurnakan,&#8221; ujar Kang Abik.</p>
<p>Menurut dia, banyak desakan dari pembaca yang ingin mengetahui kelanjutan cerita di novel dengan tokoh Fahri dan Aisha itu. &#8220;Banyak yang meminta saya menulis kelanjutannya dan membawa sosok Fahri ke Indonesia sehingga tidak mengawang-awang di Mesir,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dia sedikit membocorkan novel barunya itu. Alur akan dimulai saat Fahri membawa istrinya, Aisha, pulang kampung. Fahri mengajak sang istri hidup di kampung dan tinggal di rumah berdinding bambu.</p>
<p>Bahkan, untuk buang hajat, Aisha harus menggali tanah di belakang rumah. &#8220;Cerita selanjutnya si Aisha tidak bisa tidur karena ghedeg (dinding bambu, Red) rumah suaminya jarang-jarang dan banyak nyamuk lagi,&#8221; ceritanya.</p>
<p>Kang Abik mengungkapkan, karyanya itu bukan sesuatu yang luar biasa. Dia mengatakan, semua orang bisa berkarya seperti dirinya. Bahkan, bisa melebihi karya yang dihasilkannya.</p>
<p>&#8220;Asal mau mencoba dan nggak takut mencoba, bisa menghasilkan karya yang baik. Kalau para mahasiswa terus bisa berkarya, Indonesia akan maju,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Menurut dia, dengan menulis novel, orang bisa menuangkan ide maupun pesan yang akan disampaikan. Pesan itu, lanjut dia, dapat memberikan manfaat bagi para pembaca sehingga bisa menjadi benteng moral yang kuat dalam menghadapi perkembangan dunia.</p>
<p>Karena itu, cinta dalam novel-novelnya bukan sekadar cinta. &#8220;Cinta hanyalah kemasan agar kisah dalam buku ini menjadi indah (menarik, Red),&#8221; tegasnya.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zestblog.wordpress.com/94/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zestblog.wordpress.com/94/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zestblog.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zestblog.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zestblog.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zestblog.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zestblog.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zestblog.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zestblog.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zestblog.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zestblog.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zestblog.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zestblog.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zestblog.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zestblog.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zestblog.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=94&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/siapkan-kelanjutan-aac/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dab23e2c9bf0993548d3de1279c7b462?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menulis Melawan Pornografi</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/menulis-melawan-pornografi/</link>
		<comments>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/menulis-melawan-pornografi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2008 18:18:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Profile]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/menulis-melawan-pornografi/</guid>
		<description><![CDATA[Dunia tulis-menulis, tampaknya, akan mengambil bagian terbesar dalam perjalanan hidup Kang Abik. Sukses novel Ayat-Ayat Cinta kian menggelorakan gairah untuk terus berkarya. Lulusan Al Azhar University, Kairo, Mesir, itu bahkan menargetkan bisa menghasilkan karya minimal 400 buah. &#8220;Saya ingin meneladani para ulama terdahulu, yakni bisa menulis empat ratus karya sebelum meninggal. Saya harap bisa terwujud [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=93&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial" size="2">Dunia tulis-menulis, tampaknya, akan mengambil bagian terbesar dalam perjalanan hidup Kang Abik. Sukses novel Ayat-Ayat Cinta kian menggelorakan gairah untuk terus berkarya.</font><span id="more-93"></span><font face="Arial" size="2"></p>
<p>Lulusan Al Azhar University, Kairo, Mesir, itu bahkan menargetkan bisa menghasilkan karya minimal 400 buah. &#8220;Saya ingin meneladani para ulama terdahulu, yakni bisa menulis empat ratus karya sebelum meninggal. Saya harap bisa terwujud di bawah bimbingan Allah SWT,&#8221; ungkap alumnus pesantren Mranggen, Demak, itu.</p>
<p>Bapak berputra dua tersebut mengakui bahwa caranya berdakwah memang melalui media tulisan. Menurut dia, tulisan bisa membuat orang sadar dengan kondisi dan realitas masyarakat.</p>
<p>&#8220;Saya mengkritik lewat karya sastra. Lewat karya inilah, orang tersadar akan kondisi dan realitas yang terjadi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, tujuannya menulis adalah untuk melawan maraknya pornografi. Saat ini, tidak sedikit buku atau majalah yang menjurus dan mengarah pada eksploitasi pornografi sebagai upaya meraih keuntungan. &#8220;Nah, lewat karya sastra yang bermutu, pornografi akan terkikis dengan sendirinya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Terkait dengan pemilihan tema cinta dalam karya-karyanya, Kang Abik mengaku itu merupakan pilihan sadar. Menurut dia, manusia diciptakan dan hidup dengan cinta.</p>
<p>&#8220;Cinta itu seperti makan dan minum, sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Jadi, akan selalu menjadi topik yang menarik dan diminati,&#8221; katanya.</p>
<p>Hanya, tema cinta tidak akan mengungkung kemerdekaannya untuk memilih tema-tema lain. Suami Muyasarotun Saidah itu juga ingin mengangkat tema keteladanan dan kepahlawanan.</p>
<p>Kang Abik mengaku tertarik pada sosok Bung Tomo. Bahkan, belum lama ini dia datang ke Surabaya, Jawa Timur, untuk mendengarkan pidato Bung Tomo sebelum perang melawan Belanda pada 10 November 1945.</p>
<p>&#8220;Pidato tersebut sangat menyentuh. Bagaimana seorang anak muda yang minta izin kepada ibunya untuk maju perang.</p>
<p>Saya yakin ketika ini diangkat menjadi novel akan lebih heboh daripada Ayat-Ayat Cinta,&#8221; tegasnya.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zestblog.wordpress.com/93/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zestblog.wordpress.com/93/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zestblog.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zestblog.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zestblog.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zestblog.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zestblog.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zestblog.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zestblog.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zestblog.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zestblog.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zestblog.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zestblog.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zestblog.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zestblog.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zestblog.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=93&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/menulis-melawan-pornografi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dab23e2c9bf0993548d3de1279c7b462?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lebih Dekat dengan Penulis Novel Ayat-Ayat Cinta Habiburrahman El Shirazy</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/lebih-dekat-dengan-penulis-novel-ayat-ayat-cinta-habiburrahman-el-shirazy/</link>
		<comments>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/lebih-dekat-dengan-penulis-novel-ayat-ayat-cinta-habiburrahman-el-shirazy/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2008 18:17:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Profile]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zestblog.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Dengan Alquran, Orang Akan Selamat dan Sukses Sebuah karya bisa mengubah seseorang dari bukan siapa-siapa menjadi siapa dengan &#8220;S&#8221; besar (baca: terkenal, Red). Kini, siapa tidak kenal novelis Habiburrahman El Shirazy? Lewat karyanya, Ayat-Ayat Cinta (AAC), saat ini dia menjadi salah seorang novelis yang cukup ternama di negeri ini. Kang Abik, demikian dia biasa disapa, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=92&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial" size="2">Dengan Alquran, Orang Akan Selamat dan Sukses<br />
Sebuah karya bisa mengubah seseorang dari bukan siapa-siapa menjadi siapa dengan &#8220;S&#8221; besar (baca: terkenal, Red). Kini, siapa tidak kenal novelis Habiburrahman El Shirazy?</font><span id="more-92"></span></p>
<p><font face="Arial" size="2">Lewat karyanya, Ayat-Ayat Cinta (AAC), saat ini dia menjadi salah seorang novelis yang cukup ternama di negeri ini. Kang Abik, demikian dia biasa disapa, sebenarnya bukan penulis baru. Cukup banyak novel yang telah ditulis dan diterbitkannya. Rata-rata karyanya bernuansa agamis sesuai background-nya sebagai santri.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Sebelum AAC yang melambungkan namanya, Kang Abik menulis Bercinta untuk Surga, Di Atas Sajadah Cinta, Pudarnya Pesona Cleopatra, Dalam Mihrab Cinta, dan Ketika Cinta Bertasbih jilid satu dan dua.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Bahkan, karya AAC telah menarik hati sutradara muda berbakat Hanung Bramantyo untuk menyuguhkannya dalam karya sinematrogarafi. Hasilnya, film AAC dibintangi beberapa artis terkenal, seperti Fedi Nuril, Rianti Catwright, Saskia Mecca, dan Mellisa Putri.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Film AAC laku keras di masyarakat. Tak kurang dari 2,5 juta orang telah menonton film tersebut. Bukan hanya remaja, film itu juga ditonton orang-orang terkenal di negeri ini. Sebut saja, mantan Presiden RI B.J. Habibie harus antre tiket demi menonton film tersebut.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Kekuatan AAC memang terletak pada jalinan cerita. Kemelut percintaan antara mahasiswa asal Indonesia yang kuliah di Al-Azhar, Kairo, Mesir, dengan empat wanita itu, ternyata, membuat orang tak kuasa membendung air mata. &#8220;Isinya biasa saja kok. Ceritanya juga biasa. Tidak ada yang istimewa dalam novel ini,&#8221; ujar Kang Abik merendah saat berdiskusi di konter toko buku Gramedia, Ambarukmo Plaza, Jogjakarta, Sabtu (15/3).</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Bukan hanya filmya yang laku keras. Novel yang diterbitkan 2005 itu juga menjadi best seller dalam waktu cukup singkat. Hingga saat ini, lebih dari 450 ribu eksemplar terjual di pasaran.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Yang juga membanggakan, novel tersebut ternyata tidak hanya menggebrak di Indonesia. Di negara jiran, seperti Brunei, Malaysia, dan Singapura, novel itu sangat digemari. Bahkan, novel AAC telah dijadikan karya sastra perbandingan di salah satu peruguran tinggi (PT) di Malaysia.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Bagi Kang Abik, &#8220;keriuhan&#8221; yang ditimbulkan AAC itu tidak seperti orang membalikkan tangan. Dia harus melewati lorong panjang nan sepi.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Kang Abik mengenal dunia tulis-menulis sejak anak-anak. Dia belajar menulis mulai di bangku SD. Pria kelahiran 30 September 1976 tersebut tumbuh dan dibesarkan dalam lingkungan pesantren. Karena itu, wacana pesantren sangat kental dalam pemikirannya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Dia merupakan lulusan pesantren di Mranggen, Demak, Jawa Tengah. Di pesantren itulah, bakat menulis mulai terasah. Dia banyak belajar syi’ir-syi’ir Arab dan ilmu balaghoh (sastra Arab, Red) yang mengasah kemampuannya menuangkan ide dalam tulisan.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">&#8220;Itu mulanya saya berkenalan dengan sastra. Kemudian, terdukung ketika belajar di madrasah program khusus di Surakarta. Di sana saya mendirikan teater bersama beberapa teman. Saya sebagai penulis skenario dan sutradara,&#8221; ceritanya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Selanjutnya, bakat sastranya terus terasah saat belajar di Al Azhar University, Kairo, Mesir. Di sana, dia banyak mempelajari karya dan literasi karya ulama terkenal dari berbagai dunia. &#8220;Banyak yang saya dapat saat saya belajar di Mesir,&#8221; tuturnya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Sepulang dari Mesir, dia meneruskan hobi di bidang sastra. Kang Abik menulis beberapa cerpen yang kemudian dikumpulkan dalam sebuah buku yang berjudul Kisah-Kisah Islami. Selain menulis, Kang Abik mengajar di Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MAPK) MAN 1 Jogjakarta. &#8220;Pada waktu itu, gaji saya hanya Rp 100 ribu,&#8221; ungkapnya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Namun, sebuah kecelakaan yang terjadi pada 2003 menjadi titik balik hidupnya. Saat akan pulang ke rumahnya di Semarang, dia mengalami kecelakaan di Magelang. Kaki kanannya patah sehingga dia tidak bisa mengajar lagi.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Saat sakit itulah, Kang Abik menumpahkan waktu untuk menulis novel. &#8220;Saat itulah, saya menulis Ayat-Ayat Cinta dalam kondisi yang memang saya tidak bisa ke mana-mana. Siang malam saya nulis novel ini,&#8221; katanya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Dia mengaku inspirasi AAC itu berasal dari ayat Alquran Surat Al-Zuhruf ayat 67. Dalam surat tersebut, Allah SWT berfirman bahwa orang-orang yang saling mencintai satu sama lain pada hari kiamat akan bermusuhan, kecuali orang-orang yang bertakwa.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">&#8220;Jatuh cinta dan saling mencintai tetap akan bermusuhan juga pada hari kiamat, kecuali orang yang bertakwa. Jadi, hanya cinta yang bertakwa yang tidak mengakibatkan orang bermusuhan. Itu yang kemudian menjadi renungan saya. Saya pengin juga menulis novel tentang cinta, tapi yang sesuai dengan ajaran Islam, yang menurut saya benar,&#8221; ungkapnya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Kang Abik mengakui, setiap karyanya merupakan perpaduan antara sastra dan pesantren. Dia banyak mengambil literasi dan rujukan karya ulama terdahulu. &#8220;Rujukan saya adalah karya para ulama dulu. Pedoman menulis saya adalah Alquran. Dengan Alquran, Insya Allah orang akan selamat dan sukses,&#8221; tuturnya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Lalu, apa kiat suksesnya dalam menulis karya sastra? Pertama, harus punya niat yang kuat. Kedua, berani menulis. &#8220;Banyak orang yang punya niat tapi tidak berani menulis. Kiat lainnya adalah menulis, menulis, dan menulis,&#8221; sarannya.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zestblog.wordpress.com/92/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zestblog.wordpress.com/92/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zestblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zestblog.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zestblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zestblog.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zestblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zestblog.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zestblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zestblog.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zestblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zestblog.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zestblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zestblog.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zestblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zestblog.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=92&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/lebih-dekat-dengan-penulis-novel-ayat-ayat-cinta-habiburrahman-el-shirazy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dab23e2c9bf0993548d3de1279c7b462?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Minta Saleh Muljono Legowo</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/minta-saleh-muljono-legowo/</link>
		<comments>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/minta-saleh-muljono-legowo/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2008 18:13:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/minta-saleh-muljono-legowo/</guid>
		<description><![CDATA[SURABAYA &#8211; Desakan untuk merevisi pencalonan Saleh Muljono sebagai Bupati Magetan langsung direspons oleh DPW PAN Jatim. Pengurus DPW menyatakan mempertimbangkan kembali keputusan yang telah diambil dan kemungkinan besar pencabutan dukungan terhadap Saleh. &#8220;Ucapan Pak Amien (Amien Rais, Red) seperti perintah. Sebagai DPW, kami harus melaksanakan itu,&#8221; kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPW PAN [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=91&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial" size="2">SURABAYA &#8211; Desakan untuk merevisi pencalonan Saleh Muljono sebagai Bupati Magetan langsung direspons oleh DPW PAN Jatim. Pengurus DPW menyatakan mempertimbangkan kembali keputusan yang telah diambil dan kemungkinan besar pencabutan dukungan terhadap Saleh.</font><span id="more-91"></span><br />
<font face="Arial" size="2"><br />
&#8220;Ucapan Pak Amien (Amien Rais, Red) seperti perintah. Sebagai DPW, kami harus melaksanakan itu,&#8221; kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPW PAN Jatim Kuswiyanto kemarin (22/3).</p>
<p>Dalam waktu dekat, DPW PAN Jatim akan melakukan evaluasi secara total terhadap keputusan yang telah mereka ambil. &#8220;Seharusnya Jum’at ini (21/03) kami membicarakannya dalam rapat harian, tapi karena libur maka kami tunda dulu. Yang jelas, minggu ini pasti sudah ada keputusan,&#8221; katanya.</p>
<p>DPW PAN berharap Saleh dapat menerima keputusan partai, jika dukungan kepadanya dicabut. &#8220;Pak Muljono harus rasional objektif realistis dan proporsional. Toh lima tahun lagi kan masih ada pemilihan kepala daerah lagi,&#8221; katanya.</p>
<p>Anggota Fraksi PAN di DPRD Jatim itu juga menyatakan, tanggapan Amien Rais terkait persoalan tersebut merupakan warning keras bagi kader partainya untuk kembali pada platform, visi, misi, serta suasana saat PAN didirikan. &#8220;Kami tergolong partai reformis. Kami harus banyak belajar dari itu semua,&#8221; katanya.</p>
<p>Dengan peringatan yang disampaikan para pendiri PAN tersebut DPW memutuskan akan lebih fokus pada setiap keputusan politik yang dibuat. Terutama yang menyangkut pilkada. Sebab, hal itu berhubungan dengan kepemimpinan di tingkat nasional.</p>
<p>Anggota Komisi E DPRD Jatim tersebut menyadari ada beberapa kesalahan terkait pencalonan Saleh Muljono tersebut. Dalam aturan partai disebutkan bahwa mereka tidak boleh mencalonkan seseorang yang bermasalah hukum. &#8220;Kami siap mengklarifikasi, meminta maaf, dan mencabut keputusan tersebut karena memang salah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selanjutnya, sebelum menentukan langkah, PAN akan berkonsultasi dengan KPU Magetan. Jika KPU memperkenankan untuk merevisi calon maka PAN akan mengajukan kader internalnya sebagai pengganti Saleh Muljono. Jika tidak maka mereka akan mengusung calon yang ada.</p>
<p>Dalam pemilihan bupati Magetan, PAN bersama Partai Demokrat mengusung bupati incumbent M. Saleh Muljono. Pencalonan ini bermasalah karena Saleh terlibat kasus korupsi pembangunan GOR Ki Mageti dan gedung DPRD Magetan.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zestblog.wordpress.com/91/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zestblog.wordpress.com/91/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zestblog.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zestblog.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zestblog.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zestblog.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zestblog.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zestblog.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zestblog.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zestblog.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zestblog.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zestblog.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zestblog.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zestblog.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zestblog.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zestblog.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=91&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/24/minta-saleh-muljono-legowo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dab23e2c9bf0993548d3de1279c7b462?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kembalinya Duel Gila-Gilaan</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/kembalinya-duel-gila-gilaan/</link>
		<comments>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/kembalinya-duel-gila-gilaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2008 05:47:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Game & Anime]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/kembalinya-duel-gila-gilaan/</guid>
		<description><![CDATA[Inilah salah satu game yang paling dinantikan belakangan ini. Tahun lalu, Dairantou Smash Bros X (Amerika: Super Smash Bros Brawl) untuk mesin Wii banyak dijagokan sebagai Game of the Year. Tapi batal karena hingga penghujung tahun, game ini tidak kunjung dirilis. Baru pada akhir Januari lalu, game ini diedarkan dan langsung mendapat sambutan heboh. Bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=90&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/119.jpg" title="119.jpg"><img src="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/119.thumbnail.jpg?w=510" alt="119.jpg" align="left" /></a><font face="Arial" size="2"> Inilah salah satu game yang paling dinantikan belakangan ini. Tahun lalu, Dairantou Smash Bros X (Amerika: Super Smash Bros Brawl) untuk mesin Wii banyak dijagokan sebagai Game of the Year. Tapi batal karena hingga penghujung tahun, game ini tidak kunjung dirilis. Baru pada akhir Januari lalu, game ini diedarkan dan langsung mendapat sambutan heboh.</font><span id="more-90"></span><br />
<font face="Arial" size="2"><br />
Bagi yang belum kenal, Nintendo All-Star Dairantou Smash Brothers (Amerika: Super Smash Bros) mengawali debutnya sembilan tahun silam. Ketika itu Nintendo beserta developer HAL Labs-yang dikenal lewat serial Hoshi no Kirby-mempertemukan karakter-karakter familiar game buatan Nintendo dalam suatu game fighting untuk mesin Nintendo64.</p>
<p>Jadi, di sini kita bisa mengadu kekuatan antara Mario, Link (serial Zelda no Densetsu), Samus (serial Metroid), Pikachu (serial Pokemon), dan banyak lagi. Empat karakter sekaligus saling bertarung gila-gilaan di sebuah arena.</p>
<p>Tapi, jangan bayangkan pertarungan realistis ala Tekken atau semacamnya. Dalam game ini, unsur komikal sama kentalnya dengan unsur aksi. Penentu kemenangannya pun bukan energi lawan yang terkuras habis, melainkan suatu kondisi di mana lawan bisa terlempar jauh ke luar arena. Game ini dibuat untuk menghadirkan kegembiraan bermain bersama, bukan menang-menangan.</p>
<p>Satu hal yang menarik adalah bahwa pada tahun 1999 tersebut, ada dua game lain untuk mesin yang lain pula juga dibuat dengan konsep yang serupa. Ada Power Stone buatan Capcom untuk mesin Dreamcast, dan Rakugaki Showtime buatan Treasure untuk mesin PSone.</p>
<p>Kembali ke Smash Brothers, game ini kemudian dibuatkan sekuelnya dua tahun kemudian. Game berjudul Dairantou Smash Brothers DX (Super Smash Bros Melee) ini menjadi salah satu game terlaris untuk mesin GameCube. Dan setelah tujuh tahun, menyusul Smash Brothers X ini.</p>
<p>Secara umum, game ini tidak banyak perubahan dibandingkan prekuelnya, kecuali kualitas grafis yang tentu jauh lebih bagus. Pemain kini diberi pilihan untuk menggunakan controller klasik atau Wii-mote. Menariknya, Wii-mote digunakan secara horizontal, yang butuh sedikit pembiasaan. Nintendo juga menghilangkan fungsi kontrol analog pada controller klasik, agar lebih adil bagi pemakai Wii-mote.</p>
<p>Inovasi khas Nintendo masih bertebaran. Pemain mengumpulkan koleksi karakter melalui mode Subspace Emissary. Mode ini mirip dengan J-Adventure dalam serial Jump Superstars, tapi jauh lebih seru, terutama karena bisa dimainkan oleh dua orang.</p>
<p>Fitur baru yang paling menarik dalam pertarungannya adalah Final Smash. Ketika sebuah bola muncul, para pemain bisa berebut untuk memecahkannya. Yang beruntung akan memperoleh jurus superdahsyat yang mampu menghantam seluruh lawannya.</p>
<p>Smash Brothers X menampilkan performa audio-visual dan sistem permainan yang terbaik-sejauh ini-untuk mesin Wii. Dulu rubrik Game &amp; Anime mengangkat Smash Brother DX sebagai runner-up Game of the Year 2001, kalah dari Metal Gear Solid 2 &#8211; Sons of Liberty. Nanti akan kita lihat bagaimana sekuelnya ini bersaing dengan Metal Gear Solid 4 &#8211; Guns of the Patriots. (ray)</p>
<p>Lebih dari Sekadar Dunia Nintendo</p>
<p>Karakter tamu semakin umum dalam dunia video game. Tempo hari kita melihat karakter Link dan Spawn masuk deretan karakter Soul Calibur III versi mesin home-system. Lalu Sonic (serial Sonic the Hedgehog) bertanding melawan Mario cs dalam game Mario &amp; Sonic at Beijing Olympics.</p>
<p>Dalam Smash Brothers X ini, Sonic bersama Shadow akan kembali menghadapi Mario cs yang dulu merupakan rivalnya. Bukan itu saja. Karakter Snake dan Cyborg Ninja (serial Metal Gear Solid) juga ikut bergabung. Mereka melengkapi sejumlah karakter dari Nintendo sendiri yang sama-sama baru disertakan, antara lain Pit (serial Kid Icarus) dan Ike (serial Fire Emblem).</p>
<p>Deretan karakter juga mengalami sejumlah perubahan unik. Para Pokemon digantikan oleh karakter Pokemon Trainer-mirip dengan Satoshi-yang mengendalikan tiga bola Pokemon. Samus kini punya alternatif penampilan, yaitu Zero Suit Samus. Karakter Dr Mario dan Link versi muda kini absen.</p>
<p>Sebagaimana biasa, ada banyak karakter lain dari dunia Nintendo yang hadir bukan sebagai petarung. Sebut saja Lyn (Fire Emblem) dan Saki Amamiya (Sin &amp; Punishment) sebagai salah satu Assist Figure. (ray)</p>
<p>Dairantou Smash Brothers X<br />
Genre: Fighting<br />
Mesin: Wii<br />
Produksi: Nintendo<br />
Rilis: 31 Januari 2008</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zestblog.wordpress.com/90/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zestblog.wordpress.com/90/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zestblog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zestblog.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zestblog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zestblog.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zestblog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zestblog.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zestblog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zestblog.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zestblog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zestblog.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zestblog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zestblog.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zestblog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zestblog.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=90&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/kembalinya-duel-gila-gilaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dab23e2c9bf0993548d3de1279c7b462?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zest</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/119.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">119.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Utak-atik Montir Pribadi</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/utak-atik-montir-pribadi/</link>
		<comments>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/utak-atik-montir-pribadi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2008 05:45:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Otomotif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zestblog.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Belajar Perbaiki Sendiri Barang Rusak Berada di dunia sihir Harry Potter kelihatannya menyenangkan. Pengin sesuatu, tinggal lambaikan tongkat sihir. Namun, ada satu hal yang bisa bikin jutek. Apa itu? Jualan obeng. Dijamin, warga dunia sihir lebih suka mengucapkan &#8220;reparo&#8221; daripada membeli barang daganganmu. Apalagi kalau digunakan untuk memperbaiki barang-barang. Itu di dunia sihir. Gimana di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=87&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="left"><a href="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/118.jpg" title="118.jpg"><img src="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/118.thumbnail.jpg?w=510" alt="118.jpg" align="left" /></a><font face="Arial" size="2">Belajar Perbaiki Sendiri Barang Rusak </font></div>
<p><font face="Arial" size="2">Berada di dunia sihir Harry Potter kelihatannya menyenangkan. Pengin sesuatu, tinggal lambaikan tongkat sihir. Namun, ada satu hal yang bisa bikin jutek. Apa itu? Jualan obeng. Dijamin, warga dunia sihir lebih suka mengucapkan &#8220;reparo&#8221; daripada membeli barang daganganmu. Apalagi kalau digunakan untuk memperbaiki barang-barang. Itu di dunia sihir. Gimana di dunia muggle, ya?</font><span id="more-87"></span><br />
<font face="Arial" size="2"><br />
Weiitss&#8230; tunggu dulu. Para responDet kayaknya nggak butuh tongkat sihir. Apalagi untuk memperbaiki barang yang rusak. Bahkan, nggak perlu jadi ahli servis atau montir.</p>
<p>Buktinya, sebanyak 58,5 persen responDet memperbaiki barangnya yang rusak dengan tangannya sendiri. Bahkan, sebanyak 76,6 persen berhasil memperbaiki barangnya dengan hasil memuaskan (baca: jadi lebih baik). Wah, wah&#8230; lebih hebat daripada Harry Potter, dong ya&#8230;</p>
<p>Eliyandi Zahrauddin Muhammad adalah salah seorang di antaranya. Pelajar SMA IPIEMS itu jago memperbaiki motor sendiri. Bahkan, kebiasaan tersebut dijalaninya sejak SMP. Biasanya, Eli beraksi kalau busi motornya kotor atau filter bensinnya macet. Bahkan, Eli punya cara khusus mengetahui bagian mana yang rusak.</p>
<p>&#8220;Salah satunya nih, kalau selang bensinnya dilepas, trus bensinnya keluarnya nyandet-nyandet, berarti filter bensinnya kotor. Nah, kalau udah gitu, cukup disemprot pakai pompa angin. Kotorannya bakal keluar semua,&#8221; ujar Eli.</p>
<p>Rupanya, Eli belajar cara-cara tersebut dari sang ayah. Dengan cara ini, dia ingin sedikit belajar mandiri. Jadi, nggak perlu buang uang untuk ke bengkel. &#8220;Duitnya malah bisa aku tabung untuk beli yang lain,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Nggak cuma cowok lho yang bisa memperbaiki barang. Cewek juga nggak mau kalah. Naomi Fardari Arfa dari SMKN 8 buktinya. Dia punya hobi mendengarkan radio. Tapi, apa daya suatu hari radio kesayangannya rusak. Naomi nggak mau tinggal diam dan menunggu sang pangeran tukang servis datang.</p>
<p>Iseng-iseng Naomi mengutak-atik radio itu sendiri. Siapa tahu bisa diperbaiki. Eh, usahanya berhasil. Ternyata, kerusakannya cuma simpel. Ada salah satu kabel yang putus. &#8220;Nah, zaman SMP dulu kan ada pelajaran elektronika, tuh. Ya&#8230; seenggaknya aku tahulah cara menyolder,&#8221; ujar Naomi semangat.</p>
<p>Untungnya sih, utak-atik Eli dan Naomi berhasil. Nah, kalau barangnya jadi semakin rusak? Ary Trisia Nova dari SMP Yapita pernah mengalami. Nova -sapaan akrabnya- pernah mencoba berbagai cara membetulkan sendiri ponselnya yang mati alias rusak.</p>
<p>&#8220;Baterainya drop. Jadi, baru beberapa jam udah mati-mati sendiri gitu. Aku coba semampuku membetulkan. Mulai aku charger selama delapan jam nonstop hingga dimatiin seharian. Tapi, bukannya bener, eh malah mati ti ti&#8230;&#8221; curhat Nova. Kacian&#8230;</p>
<p>Karena ponselnya semakin rusak, Nova pun menyerah. Dibawalah gadget komunikasi itu ke tukang servis. &#8220;Kayaknya, emang aku nggak berbakat masalah benerin barang yang rusak. Abisnya, nggak ngerti caranya sih, hehe&#8230;&#8221; ucapnya jujur.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zestblog.wordpress.com/87/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zestblog.wordpress.com/87/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zestblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zestblog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zestblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zestblog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zestblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zestblog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zestblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zestblog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zestblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zestblog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zestblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zestblog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zestblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zestblog.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=87&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/utak-atik-montir-pribadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dab23e2c9bf0993548d3de1279c7b462?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zest</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zestblog.files.wordpress.com/2008/03/118.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">118.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Empat Desa di Kwadungan Terendam</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/empat-desa-di-kwadungan-terendam/</link>
		<comments>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/empat-desa-di-kwadungan-terendam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2008 05:41:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/empat-desa-di-kwadungan-terendam/</guid>
		<description><![CDATA[Tim Survei Pemprov Terhalang Banjir NGAWI &#8211; Bengawan Madiun yang meluap sejak Kamis (20/3) dini hari membuat Kecamatan Kwadungan kembali dilanda banjir. Sedikitnya empat desa di kecamatan itu yakni Simo, Purwosari, Sumengko dan sebagian Kwadungan terendam. Akibat banjir yang meluap hingga ke jalan antara Simo sampai Sumengko membuat warga kesulitan menembusnya. Aktifitas warga Kwadungan pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=85&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial" size="2">                Tim Survei Pemprov Terhalang Banjir<br />
NGAWI &#8211; Bengawan Madiun yang meluap sejak Kamis (20/3) dini hari membuat Kecamatan Kwadungan kembali dilanda banjir. Sedikitnya empat desa di kecamatan itu yakni Simo, Purwosari, Sumengko dan sebagian Kwadungan terendam. </font><span id="more-85"></span><br />
<font face="Arial" size="2"><br />
Akibat banjir yang meluap hingga ke jalan antara Simo sampai Sumengko membuat warga kesulitan menembusnya. Aktifitas warga Kwadungan pada pagi hari kemarin pun tersendat. &#8220;Masih untung karena hari libur tidak banyak yang pergi ke kantor,&#8221; kata Sulthani, salah seorang warga Pangkur yang terpaksa membatalkan niatnya ke Sumengko karena terhadang banjir.</p>
<p>Banjir kemarin juga membuat tim survei banjir hasil kerjasama Pemprov Jatim dengan Unair ikut terhambat masuk Sumengko. Menurut ketua rombongan Bagong Suyanto, tim survei akan melakukan pendataan akibat banjir terkait dengan persiapan yang bisa disusun pemprov.</p>
<p>Peneliti sosial dari Unair ini mengaku kaget mengetahui adanya daerah rawan banjir di Ngawi seperti yang dia hadapi kemarin. &#8220;Kami tadi mau menempuh dari arah barat (dari Kendung, Red) namun terhalang banjir, terpaksa memutar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut warga setempat, luapan banjir mulai datang sekitar pukul 24.00 dan air mulai naik hingga ke jalan-jalan raya sekitar pukul 02.00. Selain warga di Kwadungan, sebagian warga Kasreman, Geneng sejak kemarin pagi juga mengamati kondisi air dengan perasan waswas.</p>
<p>Banjir kali ini juga menggenangi areal persawahan yang baru saja ditanami padi.</p>
<p>Selain itu, sebagian besar warga Simo kemarin juga sempat kecele karena batal mencairkan dana bantuan Program Keluarga Harapan dari kantor pos. Warga yang akan pulang tak meyadari air makin meninggi hingga akhirnya mereka diangkut dengan bantuan mobil patroli Polsek Kwadungan.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zestblog.wordpress.com/85/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zestblog.wordpress.com/85/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zestblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zestblog.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zestblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zestblog.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zestblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zestblog.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zestblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zestblog.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zestblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zestblog.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zestblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zestblog.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zestblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zestblog.wordpress.com/85/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=85&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/empat-desa-di-kwadungan-terendam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dab23e2c9bf0993548d3de1279c7b462?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Rumah Tergenang, Jalan Ambles</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/ratusan-rumah-tergenang-jalan-ambles/</link>
		<comments>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/ratusan-rumah-tergenang-jalan-ambles/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2008 05:40:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/ratusan-rumah-tergenang-jalan-ambles/</guid>
		<description><![CDATA[MADIUN &#8211; Pemkot Madiun tampaknya harus serius mencari solusi banjir di kawasan Kecamatan Kartoharjo. Pasalnya, setiap kali hujan deras, beberapa kelurahan di wilayah itu terendam. Rabu (19/3) sore misalnya, hujan deras yang mengguyur Madiun menyebabkan ratusan rumah kawasan perumahan di Kelurahan Kelun, Rejomulyo dan Tawangrejo kebanjiran. &#8220;Solusinya, ya normalisasi dan pembuatan sudetan ke kali Madiun,&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=84&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial" size="2"> MADIUN &#8211; Pemkot Madiun tampaknya harus serius mencari solusi banjir di kawasan Kecamatan Kartoharjo. Pasalnya, setiap kali hujan deras, beberapa kelurahan di wilayah itu terendam. Rabu (19/3) sore misalnya, hujan deras yang mengguyur Madiun menyebabkan ratusan rumah kawasan perumahan di Kelurahan Kelun, Rejomulyo dan Tawangrejo kebanjiran. &#8220;Solusinya, ya normalisasi dan pembuatan sudetan ke kali Madiun,&#8221; ujar Camat Kartohartjo Sudandy dikonfirmasi Radar Madiun, kemarin.</font><span id="more-84"></span><br />
<font face="Arial" size="2"><br />
Sudandy mendata, setidaknya lebih dari 700 rumah di kawasan Perumahan Rejomulyo, Tawangrejo, Perumahan Kartoharjo Indah, dan sekitar Kantor Kelurahan Kelun dan buk Malang terendam. Hingga siang kemarin (20/3), pantauan koran ini, di jalan tembus ke Nglames Kabupaten Madiun, masih tergenang. Warga lainnya, sibuk membersihkan lumpur di rumahnya masing-masing. Rabu malam, banjir di jalan kawasan Rejomulyo pinggir rel kereta api, air cukup tinggi. Ketinggian air diperkirakan lebih dari 1,5 meter dengan arus air cukup deras. Di sepanjang jalan bekas banjir, sekam banyak berserakan. &#8220;Sekitar 700-an rumah terendam dan kerusakan terjadi di jalan sisi timur jembatan Rejomulyo,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Akibat terjangan air, jalan di sisi timur jembatan, ambles. Warga memasang tanda hati-hati saat melintas jalan tersebut. &#8220;Sampat saat ini, untuk kerugian masih diinventarisasi. Termasuk, kan banyak sawah terendam, ada yang belum dipanen di daerah Tawangrejo,&#8221; kata Sudandy.</p>
<p>Semalaman, petugas siaga. Bahkan, dikerahkan perahu karet untuk mengevakuasi warga. Selain itu, waspada banjir juga dilakukan di wilayah Kecamatan Manguharjo. Maklum, akhir desember lalu saat banjir menerjang kota, wilayah ini banyak yang tergenang. Rabu malam, saat debit air Kali Madiun meninggi, sirine yang dipasang di sisi barat jembatan Manguharjo meraung-raung. &#8220;Memang sirine bunyi, air sudah pada level merah. Kami siaga satu, artinya siap sewaktu-waktu melakukan evakuasi warga daerah rawan banjir. Terutama yang ada di sekitar aliran sungai,&#8221; papar Camat Manguharjo Hery Suwartono.</p>
<p>Tetapi, kawasan ini kemarin aman. Hery memperkirakan hal ini karena seluruh pintu air dalam keadaan tertutup dan tidak rusak. Sepekan lalu, kondisi air masih di level kuning. Kemarin, di sisi barat jembatan Manguharjo terlihat pekerjaan penanganan plengsengan yang ambrol.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zestblog.wordpress.com/84/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zestblog.wordpress.com/84/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zestblog.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zestblog.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zestblog.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zestblog.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zestblog.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zestblog.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zestblog.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zestblog.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zestblog.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zestblog.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zestblog.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zestblog.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zestblog.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zestblog.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=84&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/ratusan-rumah-tergenang-jalan-ambles/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dab23e2c9bf0993548d3de1279c7b462?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Banjir Terjang Madiun-Ngawi</title>
		<link>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/banjir-terjang-madiun-ngawi/</link>
		<comments>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/banjir-terjang-madiun-ngawi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2008 05:39:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/banjir-terjang-madiun-ngawi/</guid>
		<description><![CDATA[Ratusan Rumah Terendam MADIUN &#8211; Hujan deras yang terjadi Rabu (19/3) sore, membuat sebagian wilayah Kota, Kabupaten Madiun, dan Ngawi terendam. Di Kabupaten Madiun, sejumlah desa di tujuh kecamatan yakni Geger, Dolopo, Balerejo, Wungu, Madiun, Dagangan, Sawahan dan Balerejo tergenang. Di Kecamatan Geger, sedikitnya lima desa yakni Slambur, Purworejo, Pagotan, Nglandung dan Sangen di Kecamatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=83&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial" size="2">                Ratusan Rumah Terendam<br />
MADIUN &#8211; Hujan deras yang terjadi Rabu (19/3) sore, membuat sebagian wilayah Kota, Kabupaten Madiun, dan Ngawi terendam. Di Kabupaten Madiun, sejumlah desa di tujuh kecamatan yakni Geger, Dolopo, Balerejo, Wungu, Madiun, Dagangan, Sawahan dan Balerejo tergenang.</font><span id="more-83"></span><br />
<font face="Arial" size="2"><br />
Di Kecamatan Geger, sedikitnya lima desa yakni Slambur, Purworejo, Pagotan, Nglandung dan Sangen di Kecamatan Geger, tergenang air. Luapan air juga menggenangi dua desa di Kecamatan Wungu, yakni Mojorayung dan Tempursari. Desa Sendangrejo, Dempelan, Sirapan, Tanjungrejo Kecamatan Madiun serta beberapa desa di Kecamatan Balerejo juga tak luput dari banjir.</p>
<p>Tak hanya memasuki rumah, arus air juga membuat sejumlah bagian rumah roboh. Pantauan koran ini di Desa Mojorayung, sedikitnya 17 rumah yang bagian bangunannya seperti dapur, kandang ternak dan dinding rumah roboh. Beberapa hewan ternak, perkakas rumah tangga dan gabah hasil panen juga hanyut.</p>
<p>Kemarin (20/3) siang, air sudah surut. Tampak beberapa warga masih sibuk membersihkan rumahnya dari lumpur yang masuk. Sebagian lagi terlihat mengais barangnya yang ikut terbawa air dan juga membersihkan beberapa perabot rumah tangganya di kali yang airnya sudah menyusut.</p>
<p>Dari puluhan rumah yang rusak tersebut, rumah milik Sunarto, 43, warga Dusun Blondro, RT. 35/RW. 10, bagian kandang dan dapurnya hanyut dibawa arus air kali yang sangat deras. Bahkan, kayu jati yang digunakan untuk penyangga bangunan dan genteng lenyap diseret banjir. &#8221; Hanya tinggal beberapa buah batu bata saja,&#8221; ujar Sunarto kepada Radar Madiun.</p>
<p>Menurut Sunarto, banjir yang terjadi kemarin merupakan yang terbesar selama hidupnya. Dikatakan, luapan air kali ini sampai masuk dalam rumah. Sementara ketinggian air mencapai sekitar 50 centimeter. &#8221; Biasanya kalau banjir hanya di jalan saja dan tidak masuk ke rumah,&#8221; lanjutnya dengan raut sedih.</p>
<p>Kondisi serupa dialami Wardoyo yang rumahnya berada di depan Sunarto. Bagian kandang ternak dan dapur juga yang hanyut dibawa banjir. Dikatakannya, banjir terjadi sekitar pukul 18.30 dan datangnya air sangat deras. &#8220;Waktu itu saya selesai salat maghrib di langgar, kok tiba-tiba terdengar suara kretek-kretek lalu saya lihat ke jalan. Lha ternyata banjir datang,&#8221; ungkapnya, sambil melihat bagian rumahnya yang masih tersisa.</p>
<p>Setelah air surut sekitar pukul 21.00, kata dia, baru diketahui gabah yang baru saja dipanennya sebanyak tiga ton juga ikut hanyut. Selain peralatan dapur, ikut hanyut mebeler yang terbuat dari kayu jati tua. &#8220;Semoga saja, adanya musibah ini, kami mendapat bantuan untuk membangun kembali bagian rumah yang rusak setelah banjir, &#8221; harapnya, kepada pemkab.</p>
<p>Beberapa warga desa setempat mengatakan, banjir itu akibat luapan kali yang mengalir dari wilayah Kare. Diduga, curah hujan di daerah atas (lereng Wilis) turun deras. &#8220;Kalau di sini, hujannya tidak begitu deras tapi lama, mungkin ini kiriman dari daerah gunung,&#8221; kata Lamiran, warga Mojorayung lainnya yang rumahnya ikut diterjang banjir.</p>
<p>Sedangkan di Desa Tempursari, Kecamatan Wungu, banjir yang datang dengan tiba-tiba itu mengenangi sedikitnya 700 rumah. Sementara di Desa Brumbun banjir mengakibatkan dua tanggul mengalami kerusakan.</p>
<p>Di Desa Tempursari, Wungu, beberapa rumah juga mengalami kerusakan akibat banjir. Rumah milik Karyono, 50, warga setempat, misalnya, sebagian tembok, atap dan pagarnya roboh. Demikian pula rumah milik Maikem, 36, sebagian tembok rumahnya yang juga roboh lantaran tergerus air banjir yang mengalir cukup deras. Barang-barang perabot rumah tangga miliknya juga banyak yang hilang terbawa arus banjir.</p>
<p>Bahkan Lasiden, 45, warga Tempursari lainnya, tidak hanya rumahnya yang rusak, tiga ekor kambing miliknya hilang karena hanyut terbawa arus banjir. &#8220;Hingga kemarin saya cari ketiga kambing saya belum ketemu,&#8221; ujarnya dengan memelas.</p>
<p>Kapolres Madiun AKBP Andhi Hartoyo melalui Kapolsek Mulyono mengungkapkan bahwa banjir di wilayah Wungu kali ini merupakan yang terbesar. &#8220;Tidak ada korban jiwa meninggal dalam peristiwa ini. Tapi akibat kejadian ini, kerugian diduga hingga ratusan juta rupiah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Wilayah lain yang dilanda banjir kali ini adalah Kecamatan Balerejo. Di antaranya Desa Garon, Babadan Lor dan Glonggong. Pantauan koran ini, hingga kemarin siang, air masih tampak menggenangi desa itu. Akibatnya, aktivitas warga terhenti.</p>
<p>Menurut pengakuan beberapa warga setempat, desa mereka sudah menjadi langganan banjir manakala hujan turun dengan deras. Desa lain yang terendam banjir yakni Desa Babadan Lor. Banjir yang terjadi itu akibat dari melubernya kali. Pasalnya, aliran kali dari wilayah Gunung Pandan dan Gunung Wilis bertemu di wilayah kali Caruban. Ketinggian air di Desa babadan mencapai dada orang dewasa atau sekitar satu meter.</p>
<p>Sekretaris Satlak Kabupaten Madiun, Suhardi mengatakan bahwa kerugian akibat bencana yang menggenangi tujuh kecamatan kali ini diperkirakan sekitar Rp. 492 juta. &#8220;Kerugian sebesar itu meliputi segala infrastruktur, seperti, bangunan rumah, pertanian dan tangul yang rusak,&#8221; ujar Suhardi.</p>
<p>Menurutnya, bencana alam yang datang silih berganti diduga karena wilayah hutan yang sudah gundul. Sehingga diperlukan suatu upaya untuk penampungan air khususnya di wilayah gunung. &#8220;Langkah yang jitu mungkin adanya pembangunan tambahan waduk lagi di daerah atas,&#8221; tambah Suhardi.</p>
<p>Pemkab Madiun kemarin langsung memberikan bantuan bagi korban banjir di Desa Mojorayung Kecamatan Wungu berupa beras 2 kuintal dan mie instan 50 boks. Kepada para korban banjir, Wakil Bupati H. Muhtarom berharap agar mereka bersabar menerima musibah tersebut dan dapat mengambil hikmahnya. &#8220;Terkait dengan bantuan yang diserahkan , meski jumlahnya tidak banyak diharapkan dapat diterima dengan ikhlas agar bermanfaat,&#8221; ujar wabup dalam kunjungannya di Desa Mojorayung.</p>
<p>Selain menyalurkan bantuan, pemkab dan PKK setempat juga mendirikan posko kesehatan, dapur umum, dan pembagian sembako (beras dan mie instan) serta menyediakan air bersih. Sampai saat ini upaya penyelamatan darurat dan perbaikan secara kerja bhakti masyarakat bersama TNI/POLRI terus dilakukan.</p>
<p>Kendati demikian, sejumlah wilayah lain yang terkena banjir, hingga kemarin petang belum tersentuh bantuan. Di antaranya Desa Garon, Kecamatan Balerjo. &#8220;Untung ada dermawan yang membagikan bantuan,&#8221; kata Subari, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Madiun.</p>
<p>Subari mengaku sangat menyesalkan sikap pemkab yang sering terlambat menangani korban bencana alam. Anggota dewan dari Fraksi PDIP ini juga mendesak pemkab untuk tidak berbelit-belit dengan birokrasi ketika harus menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam. </font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zestblog.wordpress.com/83/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zestblog.wordpress.com/83/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zestblog.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zestblog.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zestblog.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zestblog.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zestblog.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zestblog.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zestblog.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zestblog.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zestblog.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zestblog.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zestblog.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zestblog.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zestblog.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zestblog.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zestblog.wordpress.com&amp;blog=3177474&amp;post=83&amp;subd=zestblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zestblog.wordpress.com/2008/03/21/banjir-terjang-madiun-ngawi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dab23e2c9bf0993548d3de1279c7b462?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zest</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
